Teruntuk Malaikat yang Allah Berikan Padaku
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum Warahatullahiwabarakatuh
Semangat pagi!
Teruntuk Malaikat yang Allah Berikan Padaku
Pagi ini terasa pilu, aku terus
mencerna kata-kataku dahulu. “Mak, Kalo kami besak, kami nak buat mamak
bahagie” kuterangkan pada mamak untuk mewujudkan keinginannya, ia ingin
menerbitkan sebuah buku, ia ingin memiliki sebuah rumah dipingggir jalan raya,
ia ingin membuat sebuah toko kue, ia ingin anak-anaknya menjadi orang sukses
dan yang selalu ia inginkan adalah bertandang ke baitullah.
Aku terkadang ingin menitihkan air
mata, setiap kali ia mengatakan keinginannya. Ia bahkan selalu saja mendoakan
anak-anaknya. Mamak selalu menyiapkan susu ketika kami mendekati masa ujian,
makanan terenak di dunia yang menyambut kami pulang dari sekolah dan ia tak
pernah luput melantunkan ayat suci hingga fajar menjelang.
Lalu bapak, ia adalah yang selalu
berjuang keras untuk kebutuhan sekolahku, ia yang selalu mengantarku kemanapun
untuk mendaftar perguruan tinggi. Bapak selalu membelaku bila mamak cerewet
padaku. Bapak yang akan memanjakanku ketika aku sakit. Bapak tak pernah
mengeluh karena lelahnya.
Lantas dimanakah janjiku dulu untuk
membahagiakan mereka? Adakah aku telah besar dan cukup untuk membuat mereka
bahagia? Maaf, inilah aku kini. Aku masih berusaha untuk membahagiakan mereka
disetiap waktu. Hingga detik ini aku masih berusaha.

Komentar
Posting Komentar