AKU SALAH JURUSAN!
Assalamualaikum Warahmatullahiwabarakatuh
Semangat pagi
Kenapa aku harus kuliah di jurusan ini? kenapa aku tak mengambil jurusan yang aku inginkan? kenapa aku dulu ikut-ikutan teman? kenapa dulu aku mencari peluang yang besar tapi aku tak menyuakainya? oh laporan-laporan kenapa selalu laporan? dimana pelajaran matematika? kenapa semuanya teori yang menyebalkan?
Ya, begitulah kiranya ketika awal-awal masa perkuliahan. Semuanya serasa sulit, beradaptasi dengan suasana baru. Bangun pagi rasanya sangat berat bila harus menemui dosen dengan mata pelajaran yang tak disukai. Dalil salah jurusan bahkan telah menjadi senjata andalah karena bosan. Tapi benar kata pepatah "tak kenal maka tak sayang, tak ssayang maka tak cinta, tak cinta maka harus ta'aruf". Seiring berjalannya waktu semua akan kembali normal.
Kita adalah mahasiswa yang diibaratkan tengah berjalan menyusuri danau. Kita berjalan disekeliling danau untuk sekedar tau. Namun, suatu saat kita terciprat air danau, cipratan terus kita dapat hingga membuat kita basah. Kita yang menyatakan salah jurusan adalah yang merasa basah lalu mencoba mengelap hingga kering, kita bahkan belum merasakan bagaimana air itu. Maka cobalah untuk sedikit demi sedikit mendekati air itu, kita berjalan hingga dapat merasakan dengan tenang air itu merendam seluruh tubuh kita. setelah itu maka dalamilah air tersebut, kita bisa menjelajah, berenang dan mengetahui betapa menyenangkannya ternyata air didalam danau ini. begitulah selanjutnya kita akan menghapuskan kata salah jurusan dalam hidup.
Kini terasa betapa menyenangkannya jurusan yang kalian pilih. Bayangkan betapa banyak orang diluar sana yang berharap jurusan yang telah kita jalani. Betapa mereka bersedih,. Oleh karena itu adalah sikap yang bijak ketika mensyukuri apa yang telah kita dapat, apa yang telah Allah beri. Percayalah apa yang terbaik menurut kita belem tentu diberkahi Allah. Namun ketika kita belajar untuk menikmati setiap pemberian Allah maka semua akan terasa lebih membahagiakan. Setiap orang bisa sukses, berasal dari jurusan manapun ia. Sekarang semua tergantung diri masing-masing. ketika kita mampu membahagiakan diri sendiri dan membahagiakan orang lain, maka nikmat mana lagi yang engkau dustakan wahai sahabat?

semangat dek,nikmati saja prosesnya...
BalasHapusMakasih mbak jugak, semoga dilancarkan semster2 selanjutnya 😊
Hapus