Tentang Dia : Penghalang untuk Jatuh dan Cinta.
Dia
Ternyata aku tak seberani itu,
Menceritakan tentang kamu.
Orang yang selama bertahun tahun menahanku untuk jatuh dan cinta pada orang lain. Kamu yang hanya bisa kukagumi lewat, melihat harimu sudah cukup. Kamu yang entah seperti apa bisa membuatku jatuh. Bagaimana bisa kamu masih disana, menetap dan membuat sebuah kenangan indah. Membuatku terlalu tenggelam dan makin dalam.
Seharusnya kau jangan menjadi bumi, aku jadi masih punya kesempatan untuk berharap, semoga kau segera membuatku kecewa, aku sudah menyerah. Kuharap kau bahagia, aku juga.
Dengar,
Aku hanya perempuan biasa,
Yang masih berjuang dengan kerasnya dunia,
Bersama perasaan yang tak kunjung hilang,
Menanti bagaimana kisah akhir dari perasaan ini.
Aku selalu bertanya kenapa kau tak pernah membuatku kecewa,
Kenapa kau tak pernah sedikit saja menunjukkan Alfa mu,
Kenapa tak pernah sekali saja kau patahkan aku, entah kau tau atau tidak, entah kau merasa atau tidak, tapi kenapa aku tak bisa kecewa sedikit saja agar bisa pergi dengan begitu yakinnya
Aku tak ingin menjadikan ini satu windu penuh,
Semoga hujan mengguyur dan membawamu,
Semoga malam menggelapkanmu,
Semoga bintang bintang menyamarkanmu,
Semoga aku bisa melepaskan mu yang tak pernah menjadi milikku.
Aku tak ingin melupakan, hanya saja aku berharap bisa berhenti, berhenti untuk mengharapkan, sesuatu yang aku bahkan takut untuk menghadapinya.
*Jangan serius banget, hanya karangan, yang terlintas dan mungkin bisa jadi kenyataan. Tentang sosok yang mungkin kalian kagumi, ia yang terasa dekat namun tak menetap. Bagaimana rasanya menyayangi seseorang tapi kita belum siap untuk sesuatu yang halal, menyimpannya rapat dan erat disebuah kotak hitam dibalik buku buku cerita. Tapi lucu juga kalau ada perempuan yang gapernah Deket lagi sama laki laki lain karena stuck di crush yang bahkan gapernah deket, dan bahkan crush nya gasadar bahwa ada seseorang yang menyimpannya rapat sebagai kenangan indah. Sampai akhirnya ia punya kesempatan untuk jatuh cinta lagi, tapi ia sudah berprinsip untuk nggak pacaran. Dan akhirnya perasaan pertama yang tersimpan menjadi lebih awet. Akhir kisah ini cukup mudah ditebak, apa mereka akan berjodoh, atau si laki laki duluan menikah dan perempuan berhenti berharap sampai ia menemukan jodohnya atau si perempuan menemukan perasaan baru yang membuatnya nyaman dan berani untuk mengambil langkah serius. Karena pada akhirnya memang kita harus memilih, bismillah aja deh. Semangat yaa kamu yang masih jadi secret admirer nya dia, gapapa kok, kalau belum siap ke hubungan yang halal itu, mending ditahan, masih banyak fokus lain. Keluarga, memperbaiki diri, selesai dengan diri sendiri, menata 'masa depan' sampai kalian bener2 siap untuk menerima manusia baru dalam hidup di dunia dan bervisi akherat ukh. Ehe. Karna ternyata membangun keluarga bervisi sorga dimulai dari memilih pasangan yang tepat, gabisa main main ya ternyata. Daripada numpuk dosa, mending belajar banyak hal tentang agama :')


Komentar
Posting Komentar